Peluang Arsenal meraih gelar Liga Inggris musim ini belum sepenuhnya aman. Masalah utama datang dari 5 pemain Arsenal ganggu peluang juara karena penurunan produktivitas lini depan. Meski Arsenal masih memimpin klasemen, tren negatif para penyerang bisa menjadi ancaman serius jika berlanjut hingga fase krusial musim.
Mikel Arteta kini menghadapi tekanan besar. Ia harus segera mengembalikan ketajaman pemain depannya agar Arsenal tetap konsisten di jalur juara.
Pemain Arsenal Ganggu Peluang Juara Karena Mandek Gol
Penurunan produktivitas gol membuat Arsenal kehilangan margin aman. Dalam persaingan ketat Liga Inggris, satu hasil imbang saja bisa mengubah peta juara.
Berikut lima pemain yang saat ini menjadi sorotan.
Bukayo Saka Ganggu Peluang Juara Arsenal
Bukayo Saka masih menjadi andalan Arteta. Namun, performanya menurun tajam.
Saka belum mencetak gol dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Sebagai winger utama, Saka memegang peran vital. Ia biasanya menjadi pembeda di laga besar. Ketika kontribusi golnya menghilang, Arsenal kehilangan senjata utama dari sisi sayap.
Jika Saka gagal kembali tajam, Arsenal akan kesulitan mencetak gol saat menghadapi lawan bertahan rapat.
Viktor Gyokeres Ganggu Peluang Juara Arsenal di Lini Depan
Viktor Gyokeres datang dengan ekspektasi tinggi. Namun di Liga Inggris, ia belum memenuhi harapan.
Gyokeres belum mencetak gol dari permainan terbuka dalam 11 laga liga terakhir. Statistik ini mengkhawatirkan untuk seorang penyerang tengah.
Arsenal membutuhkan striker yang bisa memaksimalkan peluang kecil. Jika Gyokeres terus tumpul, Arteta akan kesulitan memecah kebuntuan di laga-laga krusial.
Noni Madueke Ganggu Peluang Juara Arsenal dari Sisi Sayap
Noni Madueke belum memberi dampak signifikan.
Ia belum mencetak gol di liga selama lebih dari satu tahun.
Sebagai pemain rotasi, Madueke seharusnya memberi energi dan variasi serangan. Namun kontribusinya belum terlihat.
Ketika pemain pelapis gagal tampil efektif, Arsenal kehilangan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan di fase akhir musim.
Gabriel Martinelli Ganggu Peluang Juara Arsenal Karena Penurunan Performa
Gabriel Martinelli sempat tampil eksplosif. Sayangnya, produktivitasnya menurun sejak September musim lalu.
Martinelli biasanya agresif, cepat, dan berani menusuk kotak penalti. Saat intensitas itu menurun, Arsenal kehilangan tekanan konstan ke pertahanan lawan.
Jika Martinelli tidak segera bangkit, Arsenal akan terlalu bergantung pada sisi kanan serangan.
Leandro Trossard Ganggu Peluang Juara Arsenal Secara Kolektif
Leandro Trossard memang sempat mencetak gol. Namun secara keseluruhan, tidak ada pemain Arsenal yang mencetak lebih dari lima gol di liga musim ini.
Statistik ini menunjukkan masalah kolektif. Arsenal tidak memiliki finisher dominan.
Di Liga Inggris, tim juara hampir selalu memiliki pencetak gol konsisten. Tanpa itu, Arsenal akan kesulitan menjaga keunggulan poin.
Kekalahan Arsenal dari Manchester United Perlihatkan Masalah Nyata
Kekalahan 3–2 dari Manchester United menjadi peringatan keras.
Dalam laga tersebut:
- Kesalahan Martín Zubimendi membuka peluang MU menyamakan skor.
- Arsenal gagal mengontrol emosi di momen krusial.
Hasil ini memang tidak langsung menjatuhkan Arsenal, tetapi memperlihatkan betapa rapuhnya mereka saat tekanan meningkat.
Pemain Arsenal Ganggu Peluang Juara Karena Tekanan Mental
Legenda klub Patrick Vieira menyoroti aspek mental Arsenal.
Ia menilai Arsenal kurang agresif dan tidak cukup klinis di depan gawang.
Tekanan publik dan fans juga mulai terasa. Atmosfer tegang di stadion justru membuat pemain terburu-buru saat mengambil keputusan.
Dalam persaingan gelar, faktor mental sering menentukan hasil akhir.
Arteta Wajib Bertindak Sebelum Akhir Februari
Mikel Arteta tidak memiliki banyak waktu.
Ia harus:
- Mengembalikan kepercayaan diri pemain depan
- Mengatur rotasi yang tepat
- Memastikan Arsenal tetap agresif hingga menit akhir
Jika sentuhan gol kembali sebelum akhir Februari, Arsenal masih memegang kendali penuh atas perburuan gelar.
Pemain Arsenal Ganggu Peluang Juara Jika Tren Ini Berlanjut
Masalah utama Arsenal bukan pertahanan atau taktik. Masalah terbesar datang dari ketajaman lini depan.
Jika lima pemain ini gagal meningkatkan performa:
- Arsenal akan kehilangan poin penting
- Rival seperti City dan Villa akan mendekat
- Tekanan mental akan semakin berat
Namun jika Arsenal mampu bangkit, mereka tetap menjadi favorit utama.
Kesimpulan
Arsenal masih memimpin klasemen, tetapi situasinya jauh dari aman.
5 Pemain Arsenal ganggu peluang juara karena:
- Produktivitas gol menurun
- Kekalahan penting mempersempit jarak poin
- Tekanan mental semakin besar
- Pemain depan gagal konsisten
Jika Arteta berhasil mengatasi masalah ini, Arsenal berpeluang besar mengangkat trofi. Jika tidak, musim ini bisa kembali berakhir dengan penyesalan.